Selasa, 16 Maret 2010

Aku tak pernah berlari meninggalkanmu !
Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas
Aku masih disini…. Aku masih ada…
Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat

Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati
Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi
Tuk menulis tentang hati…
Dalam sebentuk puisi

Nyatanya aku tak pernah sempat
Ragaku s’lalu saja terlebih dahulu penat
Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat
Dapatkan waktu yang tepat untuk puisi-puisi baru kubuat

Hingga sekali lagi di pagi ini
Kerinduan pada puisi kembali menjadi
Curahan hatiku dalam sebentuk puisi
Semoga esok aku bisa segera kembali

his phoet


Dalam tawa ku menyimpan duka.
Dalam senyumku aku menangis.
Dalam diam aku menahan.
Sebuah asa yg kurasa.
Namun sulit untuk tercipta.

Lelah hati bersandiwara.
Menutupi semua realita.
Rasa cinta yg ada.
Membuatku sesak dlm dada.
Ingin rasa kuucap kata cinta.
Agar terlepas semua beban jiwa.

Namun... Kini terlambat bagiku.
Karena aku telah pergi jauh.
Mengapa tak dari dulu.
Menyadari cintamu padaku.

Kini... Hanya satu harapanku.
Menunggu dirimu.
Ataukah... Kuharus mencari penggantimu.